Suplay Chain Management (SCM) dalam Jaringan Koperasi
Suplay Chain Management (SCM) dan Jaringan Toko Koperasi
Koperasi selalu identik dengan inefisiensi dan inefetifitas, sehingga Koperasi selalu saja kalah dalam persaingan dengan perusahaan swasta dalam hal distribusi barang. Toko Koperasi (toserba) selalu saja kalah dalam hal persaingan harga dengan perusahaan swasta, lebih-lebih saat ini harus bertarung melawan dengan jaringan retail besar. kekalahan persaingan ini semakin lama seharusnya semakin menjadi tantangan toko koperasi untuk merubah dirinya menjadi toko koperasi yang lebih modern.
Saat ini toko (retail) selalu saja menuntut untuk membuat sebuah jaringan, karena dengan jaringan banyak kelebihan dan kekuatan yang muncul. Kelemahan yang terjadi saat ini adalah jaringan distribusi yang terlalu panjang sehingga “membengkakkan” harga bagi toko koperasi.